Home » » Tanda-tanda Jantung Bermasalah, Waspadalah...!

Tanda-tanda Jantung Bermasalah, Waspadalah...!

Tanda-tanda Jantung Bermasalah
Di antara Anda, pasti ada yang pernah membaca tanda-tanda atau gejala serangan jantung dari berbagai literatur. Di antaranya sekian banyak gejala, nyeri dada dan rasa sesak merupakan tanda yang paling populer dari serangan jantung. Tetapi, bagaimana dengan tanda-tanda lain yang penting untuk ketahui guna mengantisipasi gangguan jantung?

Para pakar jantung menyebutkan, gejala-gejala sakit jantung sebenarnya bisa tampak dari keluhan di banyak bagian tubuh. "Jantung, bersama dengan pembuluh arteri yang menyokongnya adalah salah satu otot yang besar.  Ketika jantung mengalami kegagalan, gejala-gejalanya bisa terlihat di banyak bagian tubuh," kata Jonathan Goldstein, kardiolog dari St. Michael's Medical Center di Newark, New Jersey.

Berikut ini adalah lima petunjuk tersembunyi yang bisa menjadi penanda munculnya gangguan pada jantung. Apabila Anda mengalami dua atau lebih gejala seperti dibawah ini secara bersamaan, Goldstein menganjurkan untuk segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut :

1. Nyeri leher

Apakah Anda pernah merasa nyeri otot yang berkepanjangan pada bagian leher? Waspadai bila nyeri in tak kunjung hilang. Pascaserangan jantung, beberapa pasien mengingat kalau mereka sebelumnya merasakan nyeri dan tegang pada leher. Mereka seringkali tak memperhatikan gejala ini karena mereka hanya fokus pada gejala-gejala yang lebih dramatis seperti nyeri akut di sekitar dada, bahu, dan lengan.

"Perempuan khususnya lebih kecil kemungkinannya mengalami gejala seperti ini, dan lebih mungkin untuk merasa nyeri mendadak disertai  rasa sesak di bagian bahu dan bagian bawah leher," kata Margie Latrella, seorang perawat dan juga penulis dari Women Cardiology Center, New Jersey. Rasa sakit juga dapat merambat ke sisi kiri bagian tubuh, bahu kiri dan lengan.

Apa yang terjadi?  Saraf dari jaringan jantung yang rusak mengirimkan sinyal rasa sakit yang naik turun pada ruas tulang belakang yang dalam waktu bersamaan merambat ke saraf-saraf di sekitar leher dan bahu.

2. Problem seksual

Pria dengan gangguan ereksi biasanya mempunyai masalah dengan penyakit pembuluh darah koroner. Survei terhadap pria di Eropa menunjukkan, mereka yang dirawat karena penyakit jantung dua dari tiga di antaranya menderita disfungsi ereksi selama berbulan-bulan, sebelum akhirnya didiagnosis memiliki masalah dengan jantung. Menurut Goldstein, beberapa penelitian terbaru yang menguji hubungan antara disfungsi ereksi dan penyakit kardiovaskuler juga semakin meyakinkan. Tak heran bila kini para dokter  mempertimbangkan untuk juga mengatasi masalah kardiovaskuler ketika pria mengeluhkan disfungsi ereksi.

"Dalam beberapa tahun terakhir, telah ada bukti yang cukup jelas bahwa ada risiko substansial peningkatan serangan jantung dan kematian pada pasien dengan disfungsi ereksi," kata Goldstein.

Apa yang terjadi ? Seperti halnya pembuluh darah di sekitar jantung yang dapat menyempit dan mengeras, hal sama juga dapat terjadi pada pembuluh yang meyuplai darah ke bagian penis. Karena pembuluh darah di sekitar penis lebih kecil, pembuluh-pembuluh ini bisa mengalami kerusakan yang lebih cepat  -- bahkan tiga atau empat tahun lebih cepat sebelum penyakit jantung terdeteksi.

3. Pusing, pingsan, atau sesak napas

Sebuah studi yang dipublikasikan Circulation: Journal of the American Heart Association, menyebutkan lebih dari 40 persen perempuan melaporkan bahwa mereka cenderung mengalami sesak napas di saat sebelum terjadinya serangan jantung. Anda mungkin akan merasakan  tak bisa bernafas, lemas atau pusing serasa berada di ketinggian.  Bila Anda tergopoh-gopoh ketika naik tangga, menyapu halaman, berjalan  santai, atau aktivitas lain yang sebelumnya tak membuat Anda kesulitan, gejala ini perlu diwaspadai sebagai peringatan penting.

Apa yang terjadi ? Ini akibat tidak cukupnya darah mengalir pada pembuluh yang mengangkut oksigen ke jantung. Nyeri pada otot jantung atau angina juga bisa membuat seseorang merasakan sulit menarik nafas dalam. Penyakit pembuluh darah koroner, di mana  pembuluh darah jantung tersumbat akibat penumpukan plak, menyebabkan organ jantung tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup. Sensasi mendadak tak bisa bernafas dalam seringkali menjadi pertanda angina, salah satu jenis nyeri pada otot jantung.

4. Gangguan pencernaan, mual, atau heartburn


Walaupun kebanyakan dari kita berpikir kondisi yang berhubungan dengan jantung identik dengan nyeri pada dada, tetapi sebenarnya hal ini dapat terjadi juga di bagian perut. Pada beberapa orang khususnya wanita, gejala seperti heartburn atau perasaan terbakar pada bagian dada, sesnsasi perut kekenyangan atau tersedak perlu diwaspadai.  Gangguan pencernaan yang parah dan mual juga dapat menjadi tanda awal serangan jantung, atau biasa disebut infark miokard, khususnya pada wanita. Sebuah penelitian menunjukkan, perempuan dua kali lebih mungkin mengalami muntah, mual, dan gangguan pencernaan selama beberapa bulan menjelang serangan jantung.

Apa yang terjadi ? Timbunan lemak di pembuluh darah dapat mengurangi atau menurunkan suplai darah ke jantung sehingga menimbulkan perasaan seperti sesak, tertindih atau nyeri - yang kebanyakan terjadi di daerah dada tetapi terkadang juga di bagian perut. Tergantung dari bagian jantung mana yang terkena, hal itu akan memberikan sinyal ke seluruh tubuh. Mual dan pusing-pusing juga dapat menjadi pertanda bahwa serangan jantung sedang terjadi. Oleh sebab itu, segera panggil dokter Anda bila keluhan tersebut terus dialami.

5. Sakit pada rahang dan telinga

Sakit pada rahang adalah sesuatu yang terkadang misterius dan sangat mengganggu. Kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak faktor, tetapi terkadang bisa menjadi petunjuk adanya penyakit pembuluh darah koroner (CAD) dan awal serangan jantung. Beberapa ahli kini sedang fokus meneliti hubungan sakit pada rahang dengan risiko serangan jantung. Hasil survei menunjukkan, banyak pasien pasca serangan jantung melaporkan sakit pada rahang mereka menjelang terjadinya serangan jantung.

Apa yang terjadi ? Kerusakan pada jaringan organ jantung dapat memicu pengiriman sinyal naik turun pada bagian tulang belakang yang kemudian meluas pada sarar-saraf yang tersebar dari mulai tulang leher, rahang hingga ke bagian telinga.

Sumber: Kompas

49 komentar:

  1. astaghfirullah...

    gejalanya parah...

    terimakash ilmux,

    ijin share.. saya sampe merinding klo saya spti itu. hars waspada.

    BalasHapus
  2. wuih, wuih! lentera langit bisa jadi ustad, dai, dokter, dsb. mantep, dah! hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. sy bkn ust sob.! :), smg bermanfaat sob...

      Hapus
  3. Papa saya sudah kena serangan jantung, jadi sekarang sekeluarga lebih waspada sama gejalagejalanya
    Terima kasih sharingnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. smg Papax beserta keluarga diberi kesehatan Aamiin.., sama2 smg bermanfaat.. :D

      Hapus
  4. terima kasih sobat bermanfaat sekali ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 sobat.., smg bermanfaat jg bg sabahat yg lain :D

      Hapus
  5. alhamdulillah ya, , ,belum ada tanda tanda kyk gtu. . .mudah2n gag terjadi

    BalasHapus
  6. Subhanallah ane baru tahu sob, thanks ya..)

    BalasHapus
  7. Perlu di share nih sob.Terimakasih ya.Hidup sehat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2..., smg hidup jd lebih sehat.., Aamiin.. :)

      Hapus
  8. saya baru tau... menarik infonya...

    intinya menjaga kesehatan aja, makan yang sehat,olahraga..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sob..,benar banget.., makan dan olahraga yg teratur :D

      Hapus
  9. hmm...
    gejala itu ternyata kadang disepelakan tapi..
    masyaAllah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya.., mnjd pelajaran bhw yg kecil kadang menandakan akan terjadi hal yg besar... :D

      Hapus
  10. waduh ngeri mas,saya sering pegal tuh leher,kebanyakan ngetik kali ya,semoga aja bukan jantung aminnn

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sob.., sy jg sering pegal leher.., cz terlalu bnyk ngetik.., tp smg aja bukan gejala.., Aamiin.. :D

      Hapus
  11. hemm,, untung diantara gejalah di atas blm perna merasakan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah... smg sehat selalu ya sob., Aamiin :D

      Hapus
  12. makasih ya udah di share.
    Tadinya saya pikir jantung saya bermasalah.
    Untung ternyata ga. hmmpppffhh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2...,Alhamdulillah...smg sehat selalu ya sob., Aamiin :D

      Hapus
  13. begitu, wew, baru tahu saya nih, makasih ya sobat :D
    semoga kita semua terhindar dari penyakit yang berat ya sob :D

    BalasHapus
  14. Waduhwaduh waduh..... saya yang no 4 mas.... Ganguan pencernaan... tapi semoga bukan tanda2 jantung bermasalah... karena saya kan cowok.... dan itu kebanyakan cewek yang mengalaminya.... hehehehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga aja bukan..,gejala diatas bersifat umum.., bukan hny cowok tp jg cewek.., smg kita semua sehat selalu Aamiin. :D

      Hapus
  15. wah makasih infonya sob bermanfaat sekali :)
    Absen siang

    BalasHapus
  16. Wah Aku Jadi Takut bang, soalx kadang2 pada rahang agak sakit

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba cek ke dokter sobat.., smg aja tdk apa2.., Aamiin :D

      Hapus
  17. pencegahannya gimana yah sob. . .??

    BalasHapus
    Balasan
    1. tuk secara rinci mgkn butuh artikel khusus Akhi.., tp scr sederhanax adalah olahraga tertarur & teratur pula general cek-up.., (pola hidup sehat), :D

      Hapus
  18. wah kudu tambah perhatin lagi ma jantung sndiri :3

    BalasHapus
  19. aku si kadang pusing. . . klo duit bulanan abis hehehehe

    BalasHapus
  20. makasih gan atas artikel kesehatannya, sepertinya pas banget nih ane lagi kena seperti pada no 1 :(
    semoga aja bukan tanda2 penyakit jantung :(

    BalasHapus
  21. Hhhmmm... begitu ya tanda-tandanya...
    Beberapa dari tanda itu pernah dan lumayan sering saya alami, tapi positive thinking aja deuh, terkadang kalau kita terlalu memikirkannya justru malah benar2 terjadi, hehehe...
    Nice posting ^^

    BalasHapus
  22. hadir kembali sob tuk nyimak artikel sobat yang bermanfaat ini :)
    Absen malam

    BalasHapus
  23. wach... artikel yg bagus,,, makasih infonya... sukses buat sampean... ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin..., sukses juga buat Adik.... :)

      Hapus
  24. Kalau Tiara nyimak artikel nya aja dulu ya Kaka. Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2.., salam kenal ya.., thx dah mampir :)

      Hapus
  25. Nice info, sangat bermanfaat untuk antisipasi,,
    semoga tetap dalam rahmatNya, aamiin

    follow me back ya :)

    BalasHapus
  26. berkunjung sobat :D berbagi comment :) comment back me .

    BalasHapus
  27. trimakasih infonya...
    jadi bisa lebih hati2 ni...

    BalasHapus
  28. hampir semua gejala itu saya rasakan, karena saya memang mengidap penyakit koroner ini, tapi untuk problem seksual rasanya gak tuh hehe

    BalasHapus